Home Sejarah Dari Pompaura sampai Batik Bomba Palu

Dari Pompaura sampai Batik Bomba Palu

376
0
SHARE
Info Budaya Pakaian adat Suku kaili
Info Budaya Pakaian adat Suku kaili

UPACARA ADAT POMPAURA

Info Budaya : Pompaura adalah salah satu bentuk upacara adat masyarakat Kaili untuk menolak bala, malapetaka dan penanggulangan benca. Dalam upacara ritual ini sebentuk perahu dan Vala Suji dilarung ke Teluk Palu sebagai bentuk permohonan akan keselamatan dari semua bencana.

Info budaya Upacara adat Pompaura (Image antaranewcom)
Info budaya Upacara adat Pompaura (Image antaranewcom)

Pompaura Posunu Rumpu adalah salah satu ritual adat yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh Suku kaili. Pompaura dalam Bahasa Indonesia artinya mengembalikan. Sedangkan Posunu artinya menggeser, menyingkirkan, atau membersihkan. Dan Rumpu artinya kotoran. Pompaura Posunu Rumpu bisa diartikan menyingkirkan atau membersihkan kotoran dan mengembalikan kepada pemilik-Nya.

Ritual adat seperti ini sudah lama ditinggalkan. Kalaupun ada yang melaksanakan itu hanya sebagian kecil saja. Padahal, dulu ritual adat Pompaura Posunu Rumpu dilaksanakan secara berurutan oleh setiap kampung, mulai dari komunitas yang bermukim di pegunungan sampai komunitas yang bermukim di lembah Palu.

PAKAIAN ADAT SUKU KAILI

Info Budaya Pakaian adat Suku kaili
Info Budaya Pakaian adat Suku kaili

Terdapat beragam pakaian tradisional adat Kaili yang sering digunakan dalam pelaksanaan ritual tertentu atau padea perayaan seremonial. Beberapa macam pakaian adat itu seperti baju Banjara, baju Nggembe, Baju Fatimah, Puruka (celana) Pajama untuk para laki-laki

BATIK BOMBA

Info Budaya Tenun Ikat bomba Palu
Info Budaya Tenun Ikat bomba Palu

Batik Bomba adalah kerajinan tenun batik dengan motif khas dan unik dari Kota Palu

Info budaya Salah Satu Pengrajin Tenun Ikat dan pengunjung yang menggunakan tenun bomba
Info budaya Salah Satu Pengrajin Tenun Ikat dan pengunjung yang menggunakan tenun bomba

Bomba berarti keterbukaan dan kebersamaan. Itulah sebabnya masyarakat Palu terbuka kepada siapa saja yang berkunjung.

Tradisi batik dan tenun Bomba di Palu sudah ada jauh dari sebelumnya. Tetapi dulu para orang tua di Palu membuat benang sutra yang kemudian ditenun dengan alat tenun tradisional hingga menjadi kain, lalu dibatik dengan bahan tinta yang berasal dari getah pepohonan menggunakan canting yang cetakannya dibuat dari kayu. Semoga Bermanfaat Sobat Info budaya

LEAVE A REPLY