Home Budaya Batik Sebagai Kekuatan Budaya Indonesia

Batik Sebagai Kekuatan Budaya Indonesia

430
0
SHARE

Di beberapa wilayah di Indonesia, banyak dijumpai bahan-bahan pembuatan batik dari bahan alami, seperti kayu pohon mengkudu, kunyit, tinggi, soga, dan nila. Juga bahan soda yang dibuat dari soda abu serta garam yang dibuat dari tanah lumpur.

(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Parang Rusak
(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Parang Rusak

Kain batik memiliki nilai sejarah yang tak ternilai, karena pada kain batik terdapat makna suatu peristiwa, identitas, penjelasan strata sosial, bahasa kebudayaan, spiritualitas manusia, penemuan teknologi, dan perjalanan suatu peradaban.

(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Loreng
(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Loreng

Batik merupakan seni melukis yang dilakukan di atas kain. Dalam pengerjaannya, pembatik menggunakan lilin atau malam untuk mendapatkan ragam hias atau pola di atas kain yang dibatik dengan menggunakan alat yang dinamakan canting.

Batik dan Kekuatan Budaya Indonesia

Indonesia memiki banyak karya budaya. Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dibandingkan peninggalan budaya lainnya, seni batik memiliki kelebihan tersendiri. Nilai pada batik Indonesia bukan hanya semata-mata pada keindahan visual.
Lebih jauh, batik memiliki nilai filosofi yang tinggi serta sarat akan pengalaman transendenitas. Nilai inilah yang mendasari visualisasi akhir yang muncul dalam komposisi batik itu.

(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Parang Barong
(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Parang Barong

Kegiatan membatik merupakan sebuah proses yang membutuhkan ketelatenan, keuletan, kesungguhan, dan konsistensi yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari serangkaian proses, mulai dari mempersiapkan kain, membuat pola, membuat isian, hingga pengeringan.

Batik dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu proses pembatikan, kualitas pembatikan, motif, dan warna batik. Beberapa orang ada yang memperhitungkan makna atau nilai yang terkandung dalam selembar kain batik.

(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Kawung
(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Kawung

Secara visual, batik mempunyai sejumlah pakem yang mesti diterapkan dalam penggunaannya. Baik dalam pakem pembuatan pola maupun pakem penggunan motif tersebut beserta acara atau upacara ritual yang akan diselenggarakan. Tidak sembarang orang boleh menggunakan pola tertentu. Pola Parang Rusak, misalnya, hanya boleh digunakan oleh Pangeran atau Pola Truntum yang diperuntukkan bagi pasangan pengantin.

(Contoh Motif Batik) info budaya Batik Motif Ceplok
(Contoh Motif Batik) info budaya Batik Motif Ceplok

Warna yang digunakan pada batik keraton terbatas pada pewarna alami. Ini karena pada masa itu belum ditemukan pewarna sintesis. Berdasarkan kosmologi Jawa, penerapan warna seperti hitam, merah, putih atau coklat mengacu pada pakem yang berlaku. Semua tata aturan tersebut bertujuan untuk penyelarasan dan harmonisasi.

(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Kawung
(Contoh Motif Batik) Info Budaya Batik Motif Kawung

LEAVE A REPLY